More

    Peran 5 Orang Alumni Terkait ‘Penataran’ Pelajar Masuk Gangster di Jaksel


    Jakarta

    Polisi mengamankan lima orang terkait ‘penataran’ untuk masuk gangster di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel). Kelimanya merupakan alumni sebuah SMA di Jaksel.

    “Dari informasi yang kita dapat sejauh ini kita baru berhasil mengamankan lima orang dengan masing-masing perannya berbeda,” kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Nazirwan kepada wartawan, Senin (16/1/2023).

    Nazirwan mengatakan dua orang merupakan senior alumni yang berperan dalam penyelenggaraan ‘penataran’ tersebut. Kemudian, tiga orang lainnya merupakan warga yang melintas dan berada di lokasi.

    “Dua orang memang terlibat, status alumni dan terlibat dalam kegiatan atau penyelenggaran kegiatan tersebut, sedangkan 3 nya lagi adalah warga yang kebetulan melintas dan berada di lokasi serta terekam oleh video yang beredar,” ujarnya.

    Nazirwan mengungkap alasan ‘penataran’ pelajar Kebayoran Baru itu dilakukan di wilayah Pesanggrahan. Dia menyebut hal itu lantaran lokasi ‘penataran’ tersebut sepi dari keramaian.

    “Dari informasi yang kita dapat, mereka memilih Pesanggarahan karena memang di lokasi atau TKP kemarin adalah lokasi yang jauh dari keramaian atau di pinggir kali dan memang daerah itu sering dijadikan tempat tongkrongan bagi remaja remaja yg kumpul mereka sering nongkrong di sana, itulah alsan mereka memilih lokasi tersebut,” tuturnya.

    Seperti diketahui, video yang berisi kegiatan ‘penataran’ untuk masuk gangster di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel), viral di media sosial. Kegiatan ‘penataran’ itu disiarkan secara langsung di Instagram.

    Dalam video yang dilihat detikcom, Senin (16/1/2023), adu jotos dua pelajar dalam kegiatan ‘penataran’ itu tampak disiarkan secara langsung melalui akun Instagram kelompok gangster. Siaran langsung itu terlihat ditonton lebih dari 100 orang.

    Saat dua peserta ‘penataran’ melakukan adu jotos, peserta lainnya tampak telungkup. Mereka terlihat tidak mengenakan kaus dan membelakangi dua peserta yang adu jotos.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi membenarkan adu jotos kedua pemuda itu untuk masuk gangster. Ada lima orang yang diamankan terkait kegiatan ‘penataran’ tersebut.

    “Iya,” singkat Ade Ary.

    Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan dua remaja adu jotos di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel), viral di media sosial. Dua remaja itu saling pukul dalam rangka ‘penataran’ masuk gangster.

    Aksi ‘penataran’ gangster itu diunggah di akun @swiss53gans_ dan disiarkan langsung. Satu orang tampak tak mengenakan baju, sementara satu lainnya mengenakan kemeja berwarna biru dan kaus hitam.

    Kedua remaja itu tampak saling pukul dan dorong. Kemudian, puluhan orang juga terlihat berbaring tertelungkup telanjang dada di sekitar dua remaja yang berkelahi tersebut.

    (mea/mea)



    Source link

    Latest articles

    spot_imgspot_img

    Related articles

    Leave a reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    spot_imgspot_img