TEHERAN / WASHINGTON – Situasi di Timur Tengah semakin kritis saat operasi militer gabungan memasuki fase yang lebih intens. Laporan langsung dari tim koresponden di lapangan merinci serangkaian peristiwa besar yang mengubah peta konflik dalam hitungan jam.
1. Gelombang Serangan Udara Terbaru
CNN melaporkan rentetan ledakan besar kembali terdengar di pinggiran kota Teheran, Isfahan, dan Shiraz.
Target: Fokus serangan masih menyasar fasilitas pengembangan rudal dan pangkalan udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Dampak: Jaringan listrik di beberapa bagian ibu kota dilaporkan padam total pasca serangan yang mengenai gardu distribusi utama.
2. Pentagon Konfirmasi Korban Jiwa di Pihak AS
Dalam pernyataan terbaru dari Washington, Departemen Pertahanan AS mengonfirmasi adanya korban jiwa tambahan di kalangan personel militer mereka.
Serangan balasan menggunakan drone “murah” (yang komponennya diduga dibeli lewat e-commerce) berhasil menembus pertahanan udara di sebuah pangkalan logistik di kawasan Teluk.
Gedung Putih menyatakan “belasungkawa mendalam” namun menegaskan bahwa operasi tidak akan dihentikan.
3. Respons Diplomatik: PBB dalam Kebuntuan
Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat yang berlangsung tegang.
Rusia dan China secara resmi mengutuk tindakan militer tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan yang berat.
Sementara itu, sekutu-sekutu Barat menyerukan agar Iran segera menghentikan aktivitas militer proksinya sebagai syarat gencatan senjata.
4. Krisis Kemanusiaan di Perbatasan
Ribuan warga sipil dilaporkan mulai bergerak menuju perbatasan Turki dan Irak. Badan pengungsi internasional memperingatkan akan adanya eksodus besar-besaran jika serangan udara tidak segera mereda dalam 48 jam ke depan.
5. Dampak Pasar Global: Rupiah dan Harga Minyak
Dampak ekonomi mulai terasa hingga ke Indonesia.
Minyak Mentah: Harga minyak dunia terus merangkak naik mendekati level yang mengkhawatirkan.
Pasar Saham: Indeks harga saham di berbagai bursa utama Asia memerah saat investor beralih ke aset aman (safe haven) seperti emas.

