Close Menu
IDCORNER
  • Internasional
  • Nasional
  • Home
  • Homepage
  • Get In Touch IDCORNER
  • Our IDCORNER
  • Jadwal Buka Puasa 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kondisi Dua Kapal Indonesia di Selat Hormuz, Menlu RI Soroti Dinamika Internal Iran

April 22, 2026

Bareskrim Gencarkan Perburuan Dua Residivis Pengendali Jaringan Narkoba 5 Kg di Makassar

April 22, 2026

Indonesia Menuju Antariksa: Prabowo Inisiasi Program Kosmonaut Bersama Rusia

April 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
IDCORNER
Subscribe
  • Home
  • World
    1. Teknologi
    2. Lifestyle
    3. Olahraga
    4. View All

    Kepatuhan Platform Digital: Wikimedia Hadapi Batas Waktu Registrasi PSE dari Kominfo

    April 15, 2026

    Tiktok Perketat Kebijakan, Ratusan Ribu Akun Pengguna di Bawah Umur di Indonesia Dihapus

    April 15, 2026

    Artemis II Sukses Mendarat: Astronot Kembali ke Bumi, Tandai Babak Baru Eksplorasi Bulan

    April 11, 2026

    Ketika Akses Data Krusial Terhalang: Bayang-bayang ‘Access Denied’ di Ranah Olahraga Digital

    April 10, 2026

    AS Keluarkan Peringatan Darurat: Serukan Warga Amerika Segera Tinggalkan Timur Tengah Timur Tengah

    March 7, 2026

    Guncangan di Tel Aviv: Gelombang Serangan Udara Paksa Aktivitas Sipil dan Penerbangan Terhenti

    March 6, 2026

    Momen Hangat Keluarga Beckham: David dan Victoria Rayakan Ulang Tahun Brooklyn Penuh Makna

    March 5, 2026

    Langkah Tegas Atasi Polusi: Pemprov DKI Berlakukan Denda Rp500 Ribu untuk Pembakaran Sampah Ilegal

    March 4, 2026

    Dominasi Manchester City di Final Carabao Cup: Dwigol Nico O’Reilly Redam Perlawanan Arsenal

    March 23, 2026

    Dominasi George Russell di Sprint GP Tiongkok 2026: Pertarungan Sengit Warnai Puncak Podium

    March 14, 2026

    Mengejutkan! Pengamat Sepak Bola Ungkap Teja Paku Alam Luput dari Radar John Herdman untuk Timnas Garuda?

    March 9, 2026

    Menit Bermain Reguler: 5 Pilar Timnas Indonesia U-20 yang Menjadi Andalan di Level Klub

    March 6, 2026

    Dugaan Aliran Dana Iran untuk Ketua Parlemen Lebanon: Implikasi Geopolitik Regional

    March 15, 2026

    Trump Prediksi Dinamika Perubahan Rezim di Iran: Tidak Instan Namun Tak Terhindarkan

    March 15, 2026

    Gempar! Putra Khamenei Dinobatkan Pemimpin Iran, Tantang Trump, Harga Minyak Melejit!

    March 9, 2026

    Malam Jadi Siang! Depo Minyak Iran Hancur Dihantam Serangan Udara Misterius di Suriah

    March 9, 2026
  • Lifestyle

    AS Keluarkan Peringatan Darurat: Serukan Warga Amerika Segera Tinggalkan Timur Tengah Timur Tengah

    March 7, 2026

    Guncangan di Tel Aviv: Gelombang Serangan Udara Paksa Aktivitas Sipil dan Penerbangan Terhenti

    March 6, 2026

    Momen Hangat Keluarga Beckham: David dan Victoria Rayakan Ulang Tahun Brooklyn Penuh Makna

    March 5, 2026

    Langkah Tegas Atasi Polusi: Pemprov DKI Berlakukan Denda Rp500 Ribu untuk Pembakaran Sampah Ilegal

    March 4, 2026

    Aksen Unik “Pemain Hoki” Jadi Tren Baru: Komika Connor Storrie Curi Perhatian di SNL

    March 2, 2026
IDCORNER
Home»Berita»Strategi di Balik Api: Mengapa Infrastruktur Energi Menjadi Sasaran Krusial dalam Konflik Iran
Berita

Strategi di Balik Api: Mengapa Infrastruktur Energi Menjadi Sasaran Krusial dalam Konflik Iran

News UpdateBy News UpdateMarch 21, 2026Updated:March 21, 2026No Comments3 Mins Read17 Views
Share Twitter
Share
Twitter

Konflik yang terus bereskalasi di kawasan Timur Tengah telah menyoroti peran krusial infrastruktur energi sebagai target strategis. Sebuah analisis mendalam oleh The New York Times mengungkap bahwa setidaknya 39 fasilitas energi, meliputi kilang minyak, ladang gas alam, dan situs vital lainnya di sembilan negara, telah mengalami kerusakan signifikan sejak eskalasi serangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Beberapa di antaranya dihantam oleh serangan drone, bahkan ada yang menjadi sasaran berkali-kali.

Kondisi ini menegaskan bahwa kedua belah pihak dalam konflik memandang energi sebagai instrumen ampuh untuk menimbulkan kerugian ekonomi yang substansial. Iran sangat bergantung pada minyak dan gas alam untuk menopang operasional pemerintah dan kebutuhan domestiknya. Di sisi lain, Amerika Serikat berupaya keras mencegah lonjakan harga yang lebih tinggi agar tidak merusak stabilitas tatanan ekonomi global. Clayton Seigle, seorang pakar energi dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), menegaskan, “Semakin lama perang ini berlangsung, semakin besar kemungkinan kedua belah pihak akan memainkan kartu daya tawar energi terkuat mereka. Serangan terhadap fasilitas ini tidak mudah dipulihkan.”

Skala Kerusakan dan Metode Analisis

Untuk mengidentifikasi skala kerusakan dan jumlah serangan, The New York Times melakukan tinjauan komprehensif terhadap pernyataan dari pemerintah, perusahaan energi milik negara, dan swasta. Selain itu, data dari dua firma riset terkemuka, ClearView Energy Partners dan Institute for the Study of War, turut diverifikasi. Hasilnya menunjukkan setidaknya 47 serangan telah terjadi hingga Jumat pekan lalu, meskipun belum ada penghitungan resmi dan kemungkinan besar lebih banyak lagi serangan yang terjadi setiap harinya.

Titik-Titik Krusial yang Terdampak

Sejumlah lokasi strategis yang menjadi target serangan mencakup Pelabuhan Jebel Ali, Kilang Ras Tanura yang diserang berkali-kali, Fujairah, serta fasilitas penyimpanan minyak Fardis. Pentingnya energi dalam konflik ini semakin nyata setelah Israel menyerang fasilitas yang terkait dengan ladang gas South Pars milik Iran. Respons Iran tak kalah sengit, dengan melancarkan serangan balasan di seberang Teluk. Setidaknya 10 lokasi dilaporkan rusak dalam sepekan terakhir, termasuk pusat energi di Qatar, serta kilang minyak di Kuwait, Arab Saudi, dan Israel.

Dampak Pasar Global dan Krisis LNG

Serangkaian serangan ini sontak memicu lonjakan harga minyak dan gas alam, memicu kekhawatiran para pelaku pasar akan terhambatnya pasokan energi dari Teluk selama berbulan-bulan. Harga Brent crude, patokan minyak internasional, sempat melampaui $119 per barel pada Kamis pagi, sebelum sedikit mereda. Sebagai perbandingan, sebelum perang dimulai pada 28 Februari, harga minyak berada di bawah $73 per barel, mencerminkan adanya potensi konflik. “Efek kumulatif inilah yang benar-benar mendorong krisis ini,” ujar Raad Alkadiri, analis risiko politik yang mengkhususkan diri pada energi dan Timur Tengah.

Di tengah fokus pada minyak, para analis juga menyoroti kerusakan pada terminal ekspor gas alam cair (LNG) terbesar di dunia, Ras Laffan, yang berlokasi di pantai Qatar. Fasilitas luas yang dioperasikan oleh QatarEnergy ini memiliki peran vital dalam mendinginkan gas alam menjadi cairan untuk dimuat ke kapal tanker. Qatar mengumumkan penghentian produksi LNG pada hari ketiga perang akibat serangan militer. Serangan terbaru pekan ini memperparah kerusakan, mengganggu 17 persen kapasitas ekspor LNG negara tersebut, dan menurut QatarEnergy, perbaikan dapat memakan waktu hingga lima tahun. Ini menjadi tantangan besar mengingat tidak ada pengganti mudah untuk pasokan bahan bakar esensial tersebut.

Peristiwa dan catatan statistik ini nantinya akan menjadi metrik perbandingan (komparasi) yang valid untuk memantau dinamika hasil pertandingan berikutnya.

Gas Alam Harga Minyak Keamanan Energi Kilang Minyak Konflik Iran krisis global Qatar LNG Selat Hormuz Strategi Militer
Follow on X (Twitter)
Share. Twitter
News Update
  • Website

Related Posts

Kondisi Dua Kapal Indonesia di Selat Hormuz, Menlu RI Soroti Dinamika Internal Iran

April 22, 2026

Bareskrim Gencarkan Perburuan Dua Residivis Pengendali Jaringan Narkoba 5 Kg di Makassar

April 22, 2026

Indonesia Menuju Antariksa: Prabowo Inisiasi Program Kosmonaut Bersama Rusia

April 22, 2026

Comments are closed.

Top Posts

Ketegangan Geopolitik Global Tekan IHSG, Sektor Energi Tampil Jadi Primadona

March 2, 2026135 Views

Revolusi Pantauan Krisis: Mengenal Conflictly, Aplikasi Pelacak Konflik Real-Time yang Kini Jadi Tumpuan Netizen

March 2, 202680 Views

Dinamika Pariwisata Global: Wisatawan di Kawasan Timur Tengah Mulai Tingkatkan Kewaspadaan

March 2, 202665 Views

Muncul Situs “Monitor-The-Situation”, Wadah Pantau Krisis Global Secara Real-Time yang Viral di Media Sosial

March 2, 202663 Views
Don't Miss

Kondisi Dua Kapal Indonesia di Selat Hormuz, Menlu RI Soroti Dinamika Internal Iran

By News UpdateApril 22, 20260

Menlu RI Ungkap Situasi Terkini di Selat Hormuz Dua kapal berbendera Indonesia dilaporkan tertahan di…

Bareskrim Gencarkan Perburuan Dua Residivis Pengendali Jaringan Narkoba 5 Kg di Makassar

April 22, 2026

Indonesia Menuju Antariksa: Prabowo Inisiasi Program Kosmonaut Bersama Rusia

April 22, 2026

Strategi Ambiguitas AS: Gencatan Senjata Iran Diperpanjang, Blokade Pelabuhan Tetap Diberlakukan

April 22, 2026
Facebook X (Twitter)
  • Home
  • World
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Languages
© 2026 IDCORNER. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.