SEMARANG – Rangkaian Pesta Siaga Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah Tahun 2026 tak melulu dihabiskan di dalam area perkemahan. Guna menanamkan rasa cinta tanah air dan lingkungan sesuai dengan nilai-nilai Dwidarma, panitia mengajak para Pramuka Siaga (Nanda) untuk melakukan kegiatan penjelajahan wisata edukasi alam ke kawasan Goa Kreo dan Waduk Jatibarang, Kota Semarang.
Dari dokumentasi di lapangan, rona kebahagiaan dan antusiasme terpancar jelas dari wajah ribuan tunas muda ini. Berbalut seragam Pramuka lengkap yang rapi, para Nanda berjalan beriringan menyusuri jalan setapak yang rindang di bawah kanopi pepohonan hijau. Mereka didampingi dengan penuh kehangatan oleh para pembina (Yanda dan Bunda) yang senantiasa menjaga barisan agar tetap tertib dan aman.
Salah satu momen yang paling banyak diabadikan adalah ketika kontingen Nanda putri berpose ceria dengan gaya peace di pelataran monumen ikonik patung kera, berlatar belakang hamparan air Waduk Jatibarang yang tenang dan memanjakan mata. Tak mau kalah, kelompok Nanda putra juga tampak berpose gagah nan percaya diri di area pagar pembatas jalan setapak, menunjukkan keberanian dan kekompakan barung mereka.
Perjalanan penjelajahan ini membawa mereka hingga ke area mulut Goa Kreo yang berbatu dan eksotis. Terlihat rombongan peserta dan pembina menyempatkan diri berfoto bersama di area tebing goa, merekam memori kebersamaan yang berharga. Beberapa Nanda putri bahkan tertangkap kamera sedang berjalan beriringan sambil memiringkan kepala dan tersenyum manis ke arah lensa, membuktikan bahwa penjelajahan alam ini berlangsung tanpa rasa lelah, melainkan penuh dengan riang gembira.
Kegiatan outing ke Goa Kreo ini bukan sekadar agenda rekreasi, melainkan ruang belajar di alam terbuka (outdoor study). Anak-anak diajak untuk mengamati kelestarian lingkungan, melatih kemandirian, serta mempererat kerja sama dan kedisiplinan saat berjalan dalam formasi barung.
Daya tahan fisik, stamina, dan kekompakan mental yang telah terbangun selama menyusuri rute alam Goa Kreo ini menjadi modal penting, yang mana ketangguhan mereka nantinya akan dibandingkan dengan hasil pertandingan berikutnya pada sesi-sesi permainan ketangkasan di area Puskepram.
Melalui penjelajahan ini, Pesta Siaga Kwarda Jateng 2026 kembali sukses mengemas proses pendidikan karakter menjadi sebuah petualangan luar ruang yang tak terlupakan bagi para tunas muda.






























