SEMARANG – Rangkaian panjang perhelatan akbar Pesta Siaga Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah Tahun 2026 akhirnya mencapai puncaknya. Keluar dari tradisi pada umumnya, upacara penutupan kali ini dikemas dengan sangat istimewa, megah, dan penuh kebanggaan, mengambil lokasi di hanggar Skuadron Tempur 31 Pusat Penerbangan TNI AD (Penerbad), Lanud Ahmad Yani, Semarang, pada sore hari.
Suasana patriotik dan aura kedisiplinan militer langsung terasa mengudara begitu para Pramuka Siaga (Nanda) memasuki area pangkalan. Ribuan peserta delegasi dari 35 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Tengah tampak duduk rapi berbaris di pelataran dalam hanggar yang sangat luas. Pemandangan sore itu menjadi pengalaman visual yang ikonik sekaligus memicu decak kagum anak-anak, lantaran mereka melangsungkan upacara dengan latar belakang deretan helikopter angkut dan helikopter tempur berukuran raksasa milik armada TNI AD.
Kemegahan penutupan ini semakin semarak dengan suguhan atraksi marching band. Tepat di depan armada helikopter yang terparkir gagah, pasukan pemain marching band unjuk kebolehan memainkan instrumen perkusi dengan formasi baris-berbaris yang sangat presisi. Penampilan atraktif ini sukses menghibur dan mengundang tepuk tangan gemuruh dari para Nanda, pembina pendamping, serta tamu kehormatan yang hadir.
Momen yang paling mendebarkan dan dinanti-nantikan tiba saat pengumuman kejuaraan. Raut kelelahan anak-anak setelah dua hari penuh digembleng dalam ragam kegiatan edukatif—mulai dari Taman Siaga Cepat, unjuk kekompakan di Taman Permainan Besar, hingga penjelajahan alam di Goa Kreo—seketika sirna, berganti dengan sorak kegembiraan.
Ketua Kwarda Jawa Tengah, Kak Budi, bersama para Perwira Menengah dan Perwira Tinggi TNI AD, turun langsung untuk menyerahkan piala kejuaraan yang menjulang tinggi beserta piagam penghargaan kepada barung-barung berprestasi. Kolaborasi harmonis antara pimpinan Kwarda dan jajaran komandan TNI AD di atas pangkalan udara ini menjadi simbol kuat penanaman nilai-nilai nasionalisme, keberanian, dan kedisiplinan kepada tunas muda bangsa sejak usia dini.
Terekam momen-momen hangat nan jenaka saat beberapa Nanda tampak sedikit kewalahan namun sangat bahagia ketika harus mengangkat piala yang tingginya hampir menyamai tubuh mungil mereka. Kak Budi dan para komandan TNI AD tampak tak henti memberikan senyuman, acungan jempol, dan apresiasi penuh saat berfoto bersama para pemenang.
Dipilihnya Markas Skuadron 31 Penerbad sebagai lokasi pamungkas bukan sekadar untuk kemegahan acara, melainkan menjadi sarana wisata edukasi kedirgantaraan yang membekas kuat di benak Pramuka Siaga. Melalui upacara penutupan yang heroik ini, Pesta Siaga Kwarda Jateng 2026 sukses menorehkan tinta emas sebagai ajang kepramukaan yang inovatif, berwawasan luas, dan berhasil mencetak generasi muda Jawa Tengah yang tangkas serta berkarakter tangguh.




















