SEMARANG – Usai pelaksanaan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat dan semarak, energi ribuan Pramuka Siaga pada ajang Pesta Siaga Kwarda Jawa Tengah 2026 justru semakin berlipat ganda. Seluruh peserta yang akrab disapa Nanda, yang merupakan delegasi terbaik dari 35 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Tengah, langsung membaur dalam kemeriahan “Taman Permainan Besar” yang berlokasi di hamparan rumput hijau lapangan utama Puskepram.
Berbeda dengan pos-pos kegiatan lain yang berskala barung (kelompok kecil), Taman Permainan Besar ini menguji kekompakan, konsentrasi, dan ketangkasan para peserta dalam skala masif. Dari pantauan langsung di lapangan, area kegiatan seketika berubah menjadi lautan tunas muda berseragam cokelat yang bersorak sorai penuh semangat. Di bawah komando para Yanda (pembina putra) yang memandu langsung dari tengah lapangan dengan pelantang suara, para Nanda diajak mengikuti tantangan permainan edukatif berbasis sandi dan kerja sama tim.
Keseruan memuncak ketika instruksi permainan pemecahan sandi diberikan. Secara serentak, anak-anak tampak sangat antusias mengangkat tinggi-tinggi kartu beraneka warna—seperti merah, kuning, dan hijau muda—yang berisi potongan huruf atau aksara sandi. Mereka harus berlomba dengan waktu untuk berdiskusi, mencocokkan kartu satu sama lain, dan merangkai teka-teki sandi yang diberikan oleh panitia.
Menariknya, unsur adopsi teknologi yang menjadi wajah baru Pesta Siaga tahun ini juga kembali terlihat jelas di arena bermain. Di sela-sela permainan fisik, beberapa Nanda tampak berdiskusi serius mengelilingi sebuah gawai pintar (smartphone), memadukan petunjuk dari kartu fisik yang mereka pegang dengan informasi digital, membuktikan bahwa Pramuka Siaga masa kini sangat adaptif terhadap teknologi. Beberapa Nanda yang lain tampak saling merangkul pundak temannya sambil mencocokkan kartu, memperlihatkan nilai gotong royong yang nyata.
Senyum ceria, tawa lepas, dan raut wajah penuh konsentrasi silih berganti menghiasi wajah para Nanda. Permainan masif ini tidak hanya sekadar hiburan pelepas penat, melainkan medium yang dirancang khusus untuk mengasah kecepatan berpikir dan mempererat tali persaudaraan antar-Kwarcab.
Kekompakan luar biasa serta kerja keras yang ditunjukkan oleh kontingen dari 35 Kwarcab di Taman Permainan Besar ini menjadi modal awal yang sangat berharga. Kelincahan dan poin kolaborasi yang mereka tunjukkan di sesi ini nanti akan dibandingkan dengan hasil pertandingan berikutnya di berbagai taman ketangkasan lain yang jauh lebih menantang. Hal ini tentunya semakin memacu semangat juang para Nanda untuk terus memberikan usaha terbaik mereka hingga seluruh rangkaian Pesta Siaga Jateng 2026 usai.



















