Puskepram– Rangkaian kegiatan Pesta Siaga Tingkat Daerah Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah Tahun 2026 berlanjut dengan ragam aktivitas edukatif yang menggembirakan. Dari sekian banyak pos kegiatan yang disiapkan oleh panitia, Taman Dongeng Si Aga menjadi salah satu primadona yang sukses menghadirkan gelak tawa dan antusiasme tinggi dari para peserta.
Berlokasi di dalam gedung aula Pusat Kegiatan Kepramukaan (Puskepram) yang dihiasi ukiran semboyan “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, suasana terasa begitu hangat dan akrab. Ratusan Pramuka Siaga (Nanda) dari berbagai Kwartir Cabang tampak duduk lesehan dengan rapi. Pandangan mereka tertuju penuh perhatian kepada para pemateri yang memandu acara.
Sesi dongeng ini dibawakan secara sangat interaktif oleh kolaborasi apik antara seorang pendongeng pria yang mengenakan busana bermotif khas dengan penutup kepala blangkon, serta seorang Bunda (pembina putri) yang tampil luwes menyapa anak-anak hingga ke tengah barisan. Bunda tersebut tampak berjalan berkeliling menghampiri para Nanda, memantik keberanian mereka untuk berinteraksi dan menjawab pertanyaan.
Dari pantauan dokumentasi di lokasi, anak-anak merespons dengan energi yang luar biasa. Banyak di antara mereka yang berlomba-lomba mengacungkan tangan tinggi-tinggi saat sesi tanya jawab berlangsung. Raut wajah ceria, antusias, dan terpukau terekam jelas dari paras para peserta. Beberapa Nanda bahkan tampak menopang dagu sambil tersenyum lebar, saking asyiknya terhanyut dalam alur cerita magis dan jenaka yang disampaikan oleh sang pendongeng.
Taman Dongeng Si Aga bukan sekadar pos hiburan semata, melainkan sarana edukasi karakter (character building) yang dirancang khusus menyesuaikan psikologi anak usia Siaga. Cerita yang diangkat sarat akan pesan moral, kejujuran, gotong royong, dan kemandirian—nilai-nilai fundamental yang terkandung dalam Dwisatya dan Dwidarma.
Pesan-pesan kebaikan serta wawasan yang diserap oleh para Nanda di pos literasi lisan ini akan menjadi bekal mental dan kognitif yang berharga, yang mana pemahaman dan kekompakan mereka di taman ini nanti akan dibandingkan dengan hasil pertandingan berikutnya di pos-pos yang menguji ketangkasan fisik.
Melalui pendekatan yang riang gembira di Taman Dongeng Si Aga, Pesta Siaga Kwarda Jateng 2026 terus berupaya mencetak tunas-tunas muda bangsa yang tidak hanya tangkas di lapangan, tetapi juga cerdas secara emosional dan berkarakter kuat.







